52 Rumah Reyot di Menteng Tenggulun Akan Disulap Jadi Hunian Layak

Ekonomi

Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengumumkan rencana besar untuk merenovasi 52 rumah reyot di kawasan Menteng Tenggulun. Langkah ini merupakan bagian dari program revitalisasi permukiman kumuh yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperbaiki tata kota secara berkelanjutan.

Kawasan Menteng Tenggulun, meski berada di jantung ibu kota, masih menyimpan sejumlah bangunan hunian yang kondisinya memprihatinkan. Banyak di antaranya sudah tidak layak huni karena struktur bangunan rapuh, sanitasi buruk, dan minim akses fasilitas dasar. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas lokal, dan pihak swasta, renovasi ini diharapkan rampung dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Program ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mencakup peningkatan infrastruktur lingkungan seperti saluran air, jalan gang, serta instalasi listrik dan air bersih. Warga setempat menyambut positif langkah ini, karena selama bertahun-tahun mereka tinggal dalam ketidakpastian akibat risiko ambruknya rumah dan banjir musiman.

“Kami ingin memastikan setiap warga Jakarta memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat,” ujar salah satu pejabat terkait dalam sosialisasi program tersebut. Selain itu, pendekatan partisipatif juga diterapkan agar warga turut terlibat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan renovasi.

Perubahan signifikan seperti ini membuktikan bahwa pembangunan perkotaan tak harus mengorbankan masyarakat kecil. Dengan komitmen bersama, kawasan kumuh bisa bertransformasi menjadi lingkungan yang nyaman dan produktif. Untuk informasi lebih lanjut tentang inisiatif pemberdayaan komunitas serupa, kunjungi Indobe11.